Sabtu, 21 April 2012

JENIS INOVASI

Inovasi adalah penemuan yang ditujukan untuk menciptakan sesuatu yang relatif baru dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Inovasi merupakan gabungan dari berbagai hal-hal lain yang sudah ada. Hasil inovasi memberi manfaat langsung dan dirancang untuk untuk segera di komersialkan guna untuk mendapatkan keuntungan, berbeda dengan imitasi, konsep inovasi memasukan unsur kontribusi asli yang cukup besar, ada dua tingkatan inovasi, yaitu inovasi inkremental dan inovasi radikal. 
  1. Inovasi Inkremental Inkremental berarti ada sesuatu yang bertambah atau meningkat karena kegiatan inovasi, tetapi pada dasarnya tidak terlalu jauh dari ide produk yang sudah ada sebelumnya. Pada inovasi jenis ini tidak ada yang sangat berbeda antara hasil inovasi dan produk yang mendasarinya.Walaupun demikian, inovasi inkremental sering menghasilkan nilai tambah yang signifikan bagi penggunanya. Jadi, nilai tambahnya bisa tinggi tetapi perbedaan pada produknya relatif tidak besar. Inovasi inkremental sering sulit di bedakan dengan imitasi superior. 
  2. Inovasi Radikal Inovasi radikal berbeda dengan inovasi inkremental,inovasi radikal memberikan lonjakan signifikan dalam benefit atau nilai yang ditawarkan, demikian pula dengan keaslian ide yang mendasarinya. Perbedaan nilai hasil inovasi ini bagi pemakainya bisa cukup mengejutkan.Inovasi radikal akan mendorong inovasi inkremental dan berbagai jenis imitasi dengan segera. 
  3. Invensi Invensi adalah penemuan sesuatu yang benar-benar baru,yang belum pernah ada sebelumnya .biasanya hanya di satu bidang saja dalam belum dapat secara langsung dikomersialkan untuk mendapatkan keuntungan.karena itu,biasanya dilakukan atau di biayai oleh pihak-pihak yang berdana besar dan mau menungu relatif lama untuk komersialisasinya,seperti pusat-pusat penelitian,universitas dan perusahaan-perusahaan raksasa. 
Salah satu ukuran intensitas investasi adalah hak paten yang diperoleh.bussines week,misalnya menggunakan banyaknya paten di amerika serikat dalam lima tahun terakhir.atau dengan ukuran kualitatif,seperti sejauh mana suatu paten digunakan sebagai acuan oleh paten lain ataupun tulisan-tulisan diberbagai jurnal ilmiah dan teknik. Ada juga invensi yang sejak awal memang disiapkian untuk bisa langsung dikomersialkan atau diapropriasikan menjadi keuntungan.Berbeda dengan inovasi radikal,invensi semacam ini menghasilkan solusi hasil tunggal. Penerapan Inovasi dan Imitasi Inovasi dan imitasi sering dikaitkan dengan pengembangan produk,proses dan teknologi. Dalam kenyatannya,inovasi dan imitasi dapat diterapkan pada semua bagian dalam perusahaan seperti keuangan,model bisnis,logistik,teknologi informasi,pemasaran,distribusi,sumber daya manusia dan sebagainya. Berbeda dengan inovasi produk,proses,dan teknologi yang sering bisa menjadi lokomotif kuat untuk menggerakan perubahan pada bagian-bagian lain dari perusahaan,efek dari inovasi dan imitasi di bagian fungsional sering dianggap lebih bersifat lokal terutama pada fungsi yang bersangkutan saja.Dalam kenyataan efeknya bisa menggelombang menjadi tuntutan perubahan di fungsi-fungsi lain pula.penerapan di tingkat fungsional ini juga menuntut kehati-hatian,mengingat unsur holistik yang menyatukan fungsi-fungsi dalam suatu perusahaan. Sering kali inovasi dan imitasi di tingkat fungsional dapat pula menjadi lokomotif perubahan dan bahkan menjadi unsur pokok yang menentukan strategi bersaing suatu perusahaan.

1 komentar: